in ,

Bunga Krisan di Karanganyar

Bunga Krisan Karanganyar

Bunga Krisan di Karanganyar, Karanganyar.news. Desa Berjo, Kecamatan Ngargoyoso berada di lerang Lawu yang berhawa dingin, sangat cocok untuk bertani buah dan sayuran. Namun hanya sekadar bertani sayuran dan buah membuat kondisi ekonomi warga desa pas-pasan.

Karena itu seorang pemuda desa bernama Heri Kriswanto berinovasi dengan mencoba menanam bunga krisan di Karanganyar. Budidaya bunga krisan dimulai pada 2002. Saat itu tidak ada petani lain yang mencoba menanam krisan.

Namun Heri bertekad mencoba menanam karena tertarik dengan keindahannya, bentuk bunganya, serta aneka warnanya. Hanya saja saat itu Heri belum serius menekuni, hanya sebatas hobi. Alhasil banyak bunganya yang akhirnya tidak berkembang sebagaimana yang dia inginkan.

Pada 2008, dia kembali mencoba menekuni budidaya bunga crysan. Kali ini dia lebih serius dan bertekad berhasil mengingat kegagalan sebelumnya. Kerja keras dan ketekunan Heri berbuah manis. Kini bunga krisan yang dia kembangkan sudah banyak dicari wisatawan dan sangat laku dijual.

Bunga Krisan di Karanganyar Berkembang

Akhirnya pembudidaya bunga krisan tak hanya di Ngargoyoso, tapi kini sudah meluas hingga Tawangmangu. Deretan bunga krisan seolah menyambut para wisatawan yang berkunjung ke Tawangmangu.

Ada banyak varian warna bunga krisan seperti merah tua, kuning, hijau, putih, dan sebagainya. Bunga krisan dapat bertahan lama, sekitar 2 minggu ditempatkan di vas bunga setelah dipetik. Selain warnanya menarik dan tahan lama, bunga krisan juga beraroma wangi dan sering dicampurkan ke dalam teh.

Baca juga: Gurihnya Bisnis Keripik Karanganyar

Tentunya hal ini menambah daya tarik Tawangmangu dan mendorong wisatawan untuk datang berkunjung. Selain juga tertarik ikut menanam bungan krisan sebagai hiasan di rumah.

Keripik Karanganyar

Gurihnya Bisnis Keripik Karanganyar

Ramuan Herbal Karanganyar

Ramuan Herbal Karanganyar