in

Pembangunan Infrastruktur Gairahkan Karanganyar

Infrastruktur memegang peranan penting dalam kemajuan daerah. Pemerintah Karanganyar giat membenahi infrastruktur untuk mendukung berkembangnya sektor ekonomi dan pariwisata. Hal ini terlihat dari maraknya pembangunan infrastruktur pada kurun waktu 2013 hingga sekarang. Misalnya pembangunan jembatan layang alias fly over di Palur.

Infrastruktur yang dibangun sekitar tiga tahun dengan anggaran sekitar Rp107 miliar tersebut diprediksi efektif mengurai kemacetan arus lalu lintas di pertigaan Palur hingga 10 tahun ke depan.

Fly over efektif sebagai pengurai kemacetan di Pertigaan Palur, utamanya saat kereta api melintas di perlintasan Palur. Untuk memaksimalkan fungsi jalan layang, semestinya badan jalan di sekitar fly over tidak digunakan parkir. Hal ini sudah diantisipasi dengan menyediakan ruang parkir tepat di bawah fly over. Sehingga tidak menganggu arus lalu lintas.

Kenyataannya keberadaan jalan layang benar-benar membantu memperlancar arus orang dan barang. Pengiriman barang dari dan ke arah Karanganyar menjadi lebih lancar. Wisatawan juga nyaman pergi ke Karanganyar karena tak lagi terjebak macet di perlintasan Palur.

Palur layak mendapat prioritas pembenahan karena menjadi pintu masuk utama ke Karanganyar dari arah Solo dan Sragen. Sehingga kenyamanan di perjalanan bagi wisatawan dan pebisnis menjadi perhatian pemerintah.

Tak hanya di Palur, pembenahan juga menyentuh pusat kota Karanganyar. Jalan utama Karanganyar mulai dari perempatan Papahan hingga Bejen dirombak total. Jalur lambat di sisi utara jalan diubah menjadi jalan raya.

Alhasil kini jalan utama Karanganyar punya 4 lajur, plus lajur khusus untuk parkir kendaraan. Hal ini tentunya semakin memperlancar pergerakan lalu lintas. Tentunya dengan harapan semakin mempercantik wajah kota dan menarik orang untuk datang berkunjung ke Karanganyar.

Tak hanya di Jalan Lawu, pembenahan infrastruktur juga menyentuh ruas jalan lainnya seperti Jl. Beruk-Wonokeling, jalan di Blulukan (Colomadu), dan Jl. Tlobo-Wonorejo, Jatiyoso. Kemudian jalan kutho-kemuning, jalan jetis-jaten, dan jalan ngringo-palur.

Selain infrastruktur jalan, saat ini sedang dikerjakan pembangunan gedung baru RSUD Karanganyar dengan anggaran sekitar Rp78 miliar.kemudian pembangunan terminal wisata di Karangpandan, juga renovasi pasar nglano dan pasar matesih.

Proyek pembangunan infrastruktur jalan diperkirakan sepanjang 40,3 kilometer dengan anggaran total Rp 31,6 miliar.

Sementara untuk tahun ini, ada sekitar 21 proyek fisik infrastruktur yang dikerjakan dengan angaran sekitar Rp 12 miliar. Terdiri dari 18 proyek sistem penyediaan air bersih sederhana (Sipas), dua proyek konsultasi perencanaan perubahan Perda RTRW dan pembangunan jembatan, serta manajemen konstruksi (MK) pembangunan RSUD Kartini Karanganyar.

Mega proyek lain yang digarap di Karanganyar adalah pembangunan Waduk Gondang di Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar. Waduk Gondang akan mengairi daerah irigasi kurang lebih 4800 hektar baik yang berada di Karanganyar maupun di Sragen.

Proyek Pembangunan Waduk Gondang, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah  senilai kurang lebih Rp 617 M, dengan masa konstruksi 1440 hari kalender.

Mesin Pemotong Rumput Karanganyar

Kreator Sepeda Motor Mesin Pemotong Rumput

Ibu Pertiwi Berduka