in

Hati-hati Jalanan di Karanganyar Makin Ramai

Hati-hati, jalanan di Karanganyar makin ramai. Perkembangan zaman saat ini patut diwaspadai. Terutama dengan semakin gampangnya mendapatkan sesuatu barang seperti kendaraan bermotor. Sekarang ini hanya dengan berbekal KTP saja sudah bisa membawa pulang sepeda motor dari dealer.

Akibatnya sekarang sepeda motor bukan lagi barang mewah. Hampir setiap orang bisa membelinya atau bahkan berganti model tiap tahun. Sehingga tidak heran jika sepeda motor sekarang berseliweran di jalan raya.

Jalanan tak lagi seaman dulu karena saking banyaknya sepeda motor, terutama di jam berangkat kerja atau sekolah dan sepulang kerja. Ramainya jalanan tentunya membuat peluang kecelakaan semakin besar, terutama bagi para pelajar.

Sudah bukan rahasia lagi jika pelajar sering mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi, saling berlomba dengan pengendara lainnya, dan tak jarang membahayakan pengendara lainnya. Hal itu juga terjadi di kota kita, Karanganyar.

Terutama di jam masuk sekolah dan pulang sekolah. Konsentrasi sepeda motor terjadi di sekitar kompleks sekolah seperti di jalan AW Monginsidi dan jalan Slamet Riyadi. Di situ banyak terdapat sekolah, dimana hampir sebagian besar siswanya menggunakan sepeda motor ke sekolah.

Kepadatan lalu lintas juga terjadi di jalan Lawu, mulai Bejen hingga Palur. Apalagi bercampur dengan mereka yang hendak berangkat kerja dan kendaraan umum yang padat penumpang. Butuh kehati-hatian dan konsentrasi tinggi agar tidak terjadi kecelakaan.

Pelebaran jalan yang dilakukan pemerintah Karanganyar juga dirasa tidak menjadi solusi jangka panjang. Sebab pertambahan kendaraan niscaya lebih cepat daripada penambahan jalan raya. Sehingga akan terjadi satu titik dimana jalanan tidak lagi mampu menampung kendaraan yang lewat.

Bisa jadi salah satu solusi yang layak dipertimbangkan adalah mewajibkan pelajar naik angkutan umum ke sekolah. Tentunya hal ini harus dibarengi rute atau trayek yang melintasi sekolahan diperbanyak dan menjangkau pelajar di pelosok.

Selama ini pelajar lebih senang naik sepeda motor karena tidak ada angkutan umum yang masuk ke desanya dan atau melewati sekolahnya.

Solusi lainnya adalah menyediakan bus sekolah. Para siswa bisa diantar orang tua ke titik-titik penjemputan, lalu bersama-sama berangkat ke sekolah. Begitu juga saat pulang, bisa dijemput di lokasi yang sama.

Untuk jangka pendek, solusi yang bisa ditawarkan adalah menerapkan disiplin berlalu lintas bagi siswa. Mereka harus mematuhi peraturan berkendara dan tidak ugal-ugalan di jalan raya.

Lebaran

Lebaran Dongkrak Ekonomi Karanganyar

KKN Karanganyar

Peran Mahasiswa Membangun Desa