in

Keladi Tikus

Saat ini juga muncul kembali tren mengoleksi tanaman hias. Nah, salah satunya adalah jenis tanaman keladi. Tanaman ini biasanya digunakan untuk mempercantik tampilan rumah. Tak heran jika tanaman hias jenis keladi kini mulai di gandrungi lagi. Kali ini kita akan membahas salah satu jenisnya yaitu tentang keladi tikus.

Keladi tikus memiliki bentuk daun berbentuk hati dengan ujung yang runcing, pada bagian bunganya yang muncul pada roset akar berbentuk menyerupai ekor tikus. Batangnya memiliki panjang 16-17 cm dengan panjang bunga yakni 4,8 cm, berkelopak lonjong dan berwarna kekuningan. Tumbuh di tempat terbuka pada ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut. Terdapat di Malaysia, Korea bagian selatan, dan Indonesia. Di Indonesia penyebarannya terdapat di sepanjang pulau Jawa, sebagian Kalimantan dan Sumatra dan Papua.

Tidak hanya sebagai tanaman hias, jenis tanaman keladi tikus yang memiliki famili Araceae (umbi-umbian) merupakan tanaman yang memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Keladi tikus ini memiliki kandungan Riboseme Inactiviting Protein (RIP), yaitu suatu zat kimia yang dipercaya mampu melawan sel kanker. Sebuah penelitian dari jurnal medis Universa Medicina, keladi tikus juga mengandung antioksidan tinggi dan zat kurkumin yang memiliki fungsi sebagai antiperadangan. Kedua jenis zat tersebut penting dalam terapi kanker serta untuk pencegahan penyakit mematikan tersebut.

Baca juga:  Tips Ampuh Merawat Philodendron Pink

Tanaman keladi tikus telah diuji coba dan dinilai berperan sangat baik untuk menyembuhkan kanker usus besar, kanker payudara kanker leher rahim, kanker pankreas, kanker rectum, kanker paru-paru, nasofaring, kanker liver, hepatitis & pengerasan hati, kanker otak, kanker prostat, kanker tulang, kanker tenggorokan, kanker darah leukimia, ginjal, empedu, limpa, dan lain-lain. Selain itu keladi tikus dapat menyembuhkan penyakit ringan seperti sakit kepala, migrain, kelenjar getah bening, kesemutan, sinusitis, wasir.

Selain itu, di dalam kandungan keladi tikus terdapat beberapa zat bioaktif yang bisa bermanfaat dalam menangkal radikal bebas. Keladi tikus juga memiliki zat antibiotik alami yang bisa mencegah dan menyembuhkan berbagai penyakit seperti flu dan batuk. Terdapat dua jenis zat aktif yang berfungsi sebagai antibakteri pada keladi tikus yakni asam laurat yang berfungsi menghalau bakteri masuk ke dalam tubuh, dan asam kaprat yang berfungsi membunuh bakteri yang telah masuk dalam tubuh.

Baca juga:  Philodendron Pink Congo yang Terlihat Ngejreng

Keladi tikus dapat dikonsumsi atau digunakan dalam kondisi segar fresh dengan cara dibuat jadi juice, dosis minumnya 3x sehari, sekali minum bisa gunakan 50gram tanaman segarnya umbi maupun daun . Dalam proses pembuatan jusnya hindari penggunaan alat dari bahan metal, karena mudah teroksidasi. Keladi tikus jangan dikonsumsi oleh wanita yang sedang hamil muda dibawah 4-5 bulan masa kehamilan.

Jadi, Keladi Tikus ini memiliki banyak sekali manfaat. Cara mendapatkannya juga mudah dan harganya sangat terjangkau, anda tertarik? Semoga bermanfaat.

Bagikan Berita:

Rumah Atsiri yang Sarat Edukasi

Keladi Hitam

Keladi Hitam yang Menawan