in

Bunga Kamboja Sebagai Tanaman Hias

Bunga kamboja, siapa sih yang tidak kenal dengan tanaman satu ini? Di Negara kita, Indonesia, bunga kamboja sangat populer di berbagai kalangan apalagi bagi para pecinta tanaman hias. Bunga yang dahulu identik dengan pemakaman ini sekarang sudah bisa Anda jumpai di berbagai tempat sebagai tanaman hias. Bentuk dan warna bunga yang cantik serta beragam membuat tumbuhan ini digandrungi banyak orang. Selain itu, perawatannya juga sangat mudah. Anda bisa memilih berbagai macam warna karena semuanya terlihat menawan. Bunga ini juga sudah banyak diperjualbelikan demi memutar roda perekonomian manusia.

Dilirik dari namanya, apakah bunga kamboja ini berasal dari Negara tetangga kita ya, kok namanya sama? Ternyata meski memiliki nama yang sama dengan Negara Kamboja, bunga ini tidak berasal dari sana. Sejauh ini belum diketahui secara pasti dari mana asal tanaman ini. Beberapa penelitian menyebutkan si cantik ini telah menyebar di berbagai wilayah tropis sekitar Pasifik di daerah Amerika Tengah dengan suhu yang hangat.

Baca juga:  Selfie Plus Uji Nyali
Sumber gambar: agrarindo.com

Yang namanya tanaman hias pasti memiliki ciri khas yang tidak dimiliki oleh tanaman lain. Bunga kamboja memiliki batang kayu yang keras dan menjulang tinggi bahkan tingginya bisa mencapai 6 meter. Batang yang keras tersebut berperan sabagai batang utama yang besar. Tanaman kamboja juga memiliki banyak cabang yang lunak dengan bentuk yang cenderung bengkok dan bergetah. Beralih ke bagian daun, tanaman ini dihiasi dedaunan berwarna hijau dengan bentuk yang lonjong. Bagian kedua ujungnya meruncing dengan tekstur keras. Anda akan melihat urat-urat daun yang begitu menonjol. Dedaunan ini mudah rontok apalagi ketika tanaman ini sedang berbunga lebat.

Apakah bunga kamboja sulit untuk ditanam? Tidak. Asalkan Anda tahu caranya, semua bisa dilakukan dengan mudah. Anda juga tidak perlu melakukan perawatan ekstra karena tanaman ini tidak bawel. Untuk menanam bunga ini, Anda bisa menggunakan di stek pada bagian batang. Alternatif lain pun bisa Anda lakukan yaitu dengan cara menyemai biji tanaman di media tanam yang sudah disiapkan. Bagaimana, mudah sekali bukan?

Baca juga:  Yuk, Kenalan dengan Tanaman Sirih Gading
Sumber gambar: abahtani.com

Keunggulan tanaman kamboja adalah ketika Anda bisa mendapatkan bonsai yang indah dari batangnya. Teknik menanam secara generatif berupa menyemai biji adalah kuncinya. Walaupun tidak semua biji memiliki kualitas tumbuh yang bagus, tidak ada salahnya Anda menaburkan semua biji yang ada. Setelah tumbuh, baru Anda pilih mana yang tumbuh subur. Biasanya, biji yang jelek adalah yang mengapung ketika ditaruh di dalam air. Buang saja. Pilih biji yang tenggelam, yang layak untuk ditanam. Setelah mencapai 1 minggu, biji tumbuh menjadi kecambah. Saat sudah berumur 2 bulan, kamboja kecil akan tumbuh dengan bentuk menawan dan Anda bisa memindahkannya ke pot yang lebih luas.

Mudah sekali bukan? Tanaman yang termasuk dalam kategori low maintenance ini tidak membutuhkan perhatian. Tanaman ini juga tidak terlalu menyukai air, jadi aman saja jika Anda jarang menyiram. Selamat menikmati keindahan bunga kamboja.

Bagikan Berita:

Cara Merawat Bunga Mawar agar Tumbuh Subur

Pesona Begonia di Teras Rumah